Saturday , October 20 2018
Home / Infoin / Ukir Sejarah! TRCC Juara Paduan Suara di Grand Prix Eropa

Ukir Sejarah! TRCC Juara Paduan Suara di Grand Prix Eropa

Lolading.com – Yes! Paduan suara The Resonanz Children’s Choir (TRCC) pimpinan Avip Priatna berhasil dinobatkan sebagai pemenang European Grand Prix (EGP) for Choral Singing yang diselenggarakan di Maribor, Slovenia, 21 April kemarin.

Kemenangan ini menambah koleksi juara tingkat internasional milik TRCC. Tercatat, pada 2-5 November 2017, TRCC meraih juara pertama pada kategori Children’s Choir, Public Audience Award dan meraih Juara Umum pada ajang 49th Toloso Choral Contest di Spanyol. Ditambah pada Juli tahun lalu, TRCC meraih Juara Umum pada Musica Eterna Roma International Choral Competition and Festival.

Nah, untuk gelar juara yang baru ini menempatkan TRCC sebagai paduan suara yang pertama dari Indonesia yang berhasil memenangkan EGP (kompetisi paduan suara bagi para juara umum di enam kompetisi paduan suara paling disegani di Eropa).

“Saya merasa bersyukur dan senang sekali TRCC untuk kesian kalinya, kembali mengharumkan nama Indonesia di kompetisi dunia sekaligus mengukir prestasi baru. Prestasi ini menunjukkan pada dunia bahwa Indonesia tidak hanya mampu menampilkan karya asal Indonesia saja tetapi juga mampu menginterprestasikan karya-karya komposer dunuia. Ini merupakan buah dari kerja keras para anggota TRCC yang menyediakan waktu untuk latihan, tak hanya di antara kegiatan sekolah mereka dan bahkan di akhir pekan,” ujar Avip Priatna, Direktur Musik The Resonanz Music Studio.

Dalam mengikuti kompetisi EGP tersebut, TRCC beranggotan 44 penyanyi anak, membawakan 7 buah karya, yaitu Ad Amore karya Lee R. Kesselman, Duo Seraphim karya Thomas Luis de Victoria, Der Wassermann karya Robert Schumann, Salve Regina karya komposer Indonesia, Ivan Yohan, Steal Away Arr. Gwyneth Walker, 137 Hip Street karya komposer Indonesia, Fero Aldiansya Stefanus (b.1988), dan lagu tradisional Bali berjudul Janger yang diaransemen oleh Agustinus Bambang Jusana.

Terima kasih telah bikin kita bangga dan Selamat atas keberhasilannya!

(Teks: @bartno | foto: ist)

Berikan Komentarmu

loading...

Atau Ke

“Priscilla, My Beautiful Fighter” Lebih dari Sekadar Kisah Nyata si Gadis Periang

Namun, gadis kelahiran 14 Mei 1997 ini, harus mengurangi segala aktivitasnya, karena pada tahun 2011, dokter memvonis bahwa ia menderita kanker otak.

loading...