Tuesday , December 11 2018
Home / Infoin / Event / Gerai Sehat Rorotan Berikan Penghargaan Kepada Pejuang Kesehatan

Gerai Sehat Rorotan Berikan Penghargaan Kepada Pejuang Kesehatan

Kika: Irwan Mardelis (Public Affairs and Relation PTTEP); Juara 1 Iin Rosita, Amd.keb; Juara 2 Ainna Fisabila; Juara 3 Dr. Suryanih.

Lolading.com – Dibentuk tahun 2015 dan dalam rangka merayakan HUT ke-3, Gerai Sehat Rorotan (klinik kesehatan gratis bagi dhuafa) yang didirikan oleh Dompet Dhuafa bekerjasama dengan PTTEP menggelar “Ajang Kompetisi Pejuang Kesehatan Indonesia Angakatan ke-2”.

PTTEP adalah perusahaan eksplorasi dan produksi minyak bumi nasional Thailand berdedikasi untuk menyediakan pasokan minyak secara berkelanjutan kepada negara-negara dimana perusahaan beroperasi dan juga untuk mendatangkan devisa bagi negara.

Dalam kegiatan “Ajang Kompetisi Pejuang Kesehatan Indonesia Angakatan ke-2” ini Gerai Sehat Rorotan bekerjasama dengan BEM Fakultas Kedokteran Universitas Padjajaran yang juga menyelenggarakan kegiatan mega baksos di waktu bersamaan (2 Desember 2018).

Tercatat 128 peserta yang mendaftar, mereka berasal dari seluruh wilayah di Indonesia, yang paling jauh dari Maluku Utara. Panitian akan memilih 3 orang pemenang yang akan diberikan dana bantuan program.

“Pemilihan pemenang pada kompetisi ini cukup ketat dikarenakan ada beberapa tahapan yang harus dilalui peserta, antara lain seleksi nasional profil program oleh tim dokter Gerai Sehat Rorotan, wawancara dan presentasi program,” ujar Public Affairs and Relation PTTEP Irwan Mardelis di Bandung. Tambahnya, “Pejuang kesehatan yang terpilih memiliki program yang berkualitas, menginspirasi kontributif dan inovatif.

Salah satu sosok peserta pejuang kesehatan yang terpilih yakni Iin Rosita, pejuang kesehatan dengan program Health Caders Center (HCC).

“Tingginya angka kematian bayi di Kec. Bendo, Magetan, Jawa Timur membuat saya berinisiatif untuk membentuk sekolah kader kesehatan (HCC). Kader kesehatan inilah yang kemudian berperan untuk membantu bidan dalam mengurus segala hal terkait persalinan warga,” jelas Iin Rosita.

Iin menjelaskan HCC terbukti mampu menekan angka kematian bayi. Tercatat dari sebanyak 15 kasus kematian bayi per tahun dapat ditekan menjadi 2 kasus. Sampai dengan tahun 2017 terdata 280 orang yang menjadi kader kesehatan HCC.

Melalui program ini, Iin Rosita berharap lebih banyak masyarakat terutama para pemuda yang terinspirasi dan bersama sama bergerak untuk membantu masyarakat yang kesulitan mendapatkan akses pelayanan  kesehatan.

(ist)

Berikan Komentarmu

loading...

Atau Ke

Berlayar di Kapal Pinisi, Menelusuri Keindahan Indonesia

Gabungan kedua penyedia liburan berkelas ini menghadirkan paket wisata dan pelayanan premium....

loading...