Tuesday , January 17 2017
Home / Tester / Produk / Ini Dia 10 Produk Asli Indonesia yang Mendunia

Ini Dia 10 Produk Asli Indonesia yang Mendunia

10 Produk Asli Indonesia Yang Mendunia

Lolading.com – Masih ada yang ngebanggain produk dari luar negeri? Justru sebaliknya Jeng Lola malah bangga bisa pakai produk sendiri asli karya anak bangsa. Ayo dong kalian semua jangan sampe kalah sama Jeng Lola ya, yuk sama-sama kita bangga produk asli Indonesia. Dari tahun ke tahun laju pertumbuhan industri fashion di Indonesia kini semakin melebarkan sayapnya menembus pasar dunia. Ya, produk lokal ternyata dapat disandingkan kualitasnya dengan merek negara lainnya. Sebut saja Ouval Research, PeterSaysDenimEdward Forrer dan masih banyak lagi produk lokal karya anak bangsa yang mampu mendunia. Masih belum yakin? Berikut beberapa brand local fashion ternama versi Jeng Lola.

Ouval Research

Ouval Research
Ouval Research (Sumber Foto : http://3.bp.blogspot.com/)

 

Brand ini terbentuk pada tahun 1997, berawal dari tiga sahabat di Bandung  yang terdiri dari Rizki, Maskom dan Firman dengan tujuan menyuplai perlengkapan dan fesyen untuk para komunitas skateboard.

Dalam bentuk kaos dengan gaya street style yang kreatif, fleksibel dan mencerminkan tren hidup anak muda. Sebelumnya, Ouval Research official store telah hadir di Bandung (2001 & 2003), Jakarta (2006), Padang (2008), Makassar dan Yogyakarta (2009) serta Surabaya (2010).

Ouval Research
Ouval Research (Sumber Foto : http://bandung.panduanwisata.id/)


Kini Ouval Research semakin berkembang hingga mengekspor produknya ke mancanegara seperti Singapura di butik Fyeweraz dan skateboard di Jerman.

 

PeterSaysDenim

petersaysdenim
petersaysdenim (Sumber Foto : http://static.tumblr.com/)

 

PeterSaysDenim merupakan  nama merek celana jins yang cukup terkenal di Bandung yang didirikan oleh Peter Firmansyah. Tidak hanya bersaing di pasar lokal, PeterSaysDenim bahkan telah dikenakan para personel kelompok musik di luar negeri.

petersaysdenim
petersaysdenim (Sumber Foto : http://www.petersaysdenim.com/)


Di luar negeri, label ini mampu bersaing dengan fashion lainnya seperti Ripcurl, Volcom, Machbeth, dan lainnya. Sejumlah kelompok musik itu seperti Of Mice & Man, We Shot The Moon, dan Before Their Eyes, dari Amerika Serikat (AS), I am Committing A Sin, dan Silverstein dari Kanada, serta Not Called Jinx dari Jerman sudah mengenal produksi Peter. Para personel kelompok musik itu bertubi-tubi menyampaikan pujiannya dalam situs PeterSaysDenim karena keunggulan dari kualitas yang dihasilkan dari denim yang berupa celana jins, jaket, sepatu dan topi.

Niluh Djelantik

Niluh Djelantik
Niluh Djelantik (Sumber Foto : http://4.bp.blogspot.com/)

 

Ini dia high heels asli Indonesia yang pernah “mampir” di kaki si cantik Julia Roberts. Label Niluh Djelantik berhasil menembus pasar Australia disaat seorang warga Australia mengagumi produknya lalu menjadi distributor dari produk buatan wanita asal Bali Niluh Putu Ary Pertami, atau biasa dipanggil Niluh Djelantik.

Niluh Djelantik
Niluh Djelantik (Sumber Foto : http://www3.pictures.zimbio.com/)

 

Berdiri sejak tahun 2004, sepatu high heels yang dikerjakan secara handmade ini mengutamakan unsur kenyamanan dengan model klasik dan elegan mengikuti perkembangan tren. Identitas dari sepatu ini adalah berupa model yang berupa sulaman yang unik dan cantik.

Raden Roro

Raden Roro

Raden Roro
Raden Roro (Sumber Foto : http://www.radenroro.com/)

 

Liquica Anggraini Raden Roro, wejang  Bandung ini telah meluncurkan label dengan namanya sendiri, Raden Roro, di New York, Amerika Serikat, tiga tahun lalu. Ia mulai melebarkan sayap di Tanah Air dengan menggandeng retail Harvey Nichols. Koleksi Liquica telah dipasarkan di beberapa kota, seperti Arkansas, California Georgia, Illinois, Minnesota, South Carolina, Virginia, New York, Tokyo, dan Dubai. 

Edward Forrer

 

Edward Forrer
Edward Forrer (Sumber Foto : http://image.made-in-china.com/)    

 

Edward Forrer  didirikan sesuai dengan nama pendirinya. Label ini memproduksi alas kaki dan tas. Edo begitu sapaan Edward Forrer  memproduksi sepatu pada tahun 1989 di Bandung, Jawa Barat. Pada tahun 1990, bermodalkan uang Rp.200.000 Edward membeli sebuah mesin jahit dan merekrut dua orang karyawan. Dalam lima tahun pertama, Edo mampu membuat sendiri sepatu-sepatunya, namun dengan bertambahnya penjualan, ia mencari pemasok lain yang mampu memproduksi sepatu-sepatunya.

Kini Edward Forrer memiliki lebih dari 52 gerai di Indonesia, Australia, Malaysia dan Hawaii.

Edward Forrer
Edward Forrer (Sumber Foto : http://bajugrosirjogja.com/)

Lea Jeans

lea jeans
lea jeans (Sumber Foto : m2.behance.net)

 

Lea salah satu brand ternama yang sudah mendunia. Berdiri sejak tahun 1979 Lea Jeans telah memikat para pelangganya di Amerika. Sekilas logo dari Lea mirip dengan bendera Paman Sam, namun nyatanya Lea Jeans berada dalam naungan perusahaan PT Lea Sanent yang  berkantor di Jakarta.  Lea memiliki nuansa vintage dan modern dengan daya tarik bagi konsumen trend saat ini. Perlu kita ketahui Lea adalah brand denim asal Indonesia yang telah mendunia.

Sophie Martin Paris

sophie paris
sophie paris (Sumber Foto : http://1.bp.blogspot.com/)

 

Jangan tertipu dengan nama “Paris” pada brand ini, produk ini asli besutan tanah air. Sophie Martin adalah perusahaan Multi Level Marketing (MLM) yang didirikan oleh sepasang suami istri berkebangsaan Paris, Perancis yang datang ke Indonesia, yaito Bruno Hasson dan Sophie Martin. Perusahaan Sophie Martin pertama kali diperkenalkan pada 1995.

Sophie lahir di Paris pada 1969. Ia menyelesaikan pendidikannya di Academic Des Beaux Art Paris, kemudian memulai karirnya dengan bekerja pada ayahnya yang merupakan seorang importir tas Italia yang terkenal sejak tahun 1970-1990. Dibawah  PT Nadja Sukses Utama memulai bisnisnya di ruko berlantai tiga di Grand Wijaya Center, Jakarta, dengan modal 100 juta dan memiliki 30 karyawan untuk membuat tas lokal dengan kualitas terbaik dan produk Sophie Martin juga dapat ditemukan di berbagai Negara. 

Bagteria

bagteria
bagteria (Sumber Foto : http://www.ceritamu.com/)

 

Bagteria merupakan salah satu produk lokal  yang digunakan oleh selebritis dunia seperti Paris Hilton dan Emma Thompson. Produk ini adalah produk asal Indonesia yang dibuat secara handmade karya duo Nancy Go dan Irene Ng. Produk ini telah merambah kota-kota mode dunia seperti Paris, Milan, London dan New York. Produk-produknya memang berbeda dan berkelas. Terlihat dari harga yang diberandol dari 1 juta rupiah hingga puluhan juta rupiah. Namun, sayangnya produk ini sangat jarang ditemukan di dalam negeri.

The Executive

the executive
the executive (Sumber Foto : http://terbaru.burupromo.com/)

 

Jika Anda mampir ke pusat perbelanjaan terkemuka di Indonesia, label ini tidak asing lagi apalagi bagi para eksekutif atau Anda yang senang menggunakan kemeja.  The Executive sebelumnya bernama “Executive 99” yang lahir tahun 1974. Lalu pada tahun 1985 berganti pemilik, dan tahun 2000 berganti nama menjadi The Executive. Saat ini, brand The Executive bisa dijumpai di Malaysia, Singapura, dan beberapa negara Asia Tenggara lainnya.

Buccheri

bucheri
bucheri (Sumber Foto : http://rooang.com/)

 

Buccheri memproduksi Sepatu dan Tas Kulit. Diproduksi mulai tahun 1980 melalui PT Vigano Cipta Perdana. Label yang diciptakan oleh Ediansyah ini merupakan produk asli buatan Indonesia. Mayoritas penikmat sepatu dan tas kulit menyangka bahwa Buccheri adalah buatan Italia. Diawali dengan pembukaan toko di daerah Pasar Baru, Jakarta Pusat, saat ini Buccheri telah memiliki lebih dari 90 cabang yang tersebar di seluruh kota-kota besar di Indonesia.

Gimana loladingers, keren kan kesepuluh karya anak bangsa ini.

Berikan Komentarmu

About Drajat Nugroho

Drajat Nugroho
Dancing On My Own

Atau Ke

Nggak heran Asisten Digital Hologram ini bisa bikin kamu baper setiap hari

Lolading.com – Loladingers mungkin pernah lihat tentang Asisten Digital Hologram di film-film masa depan atau salah …